Tampilkan postingan dengan label Kebaya modern terbaru 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebaya modern terbaru 2017. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2015

BAJU KEBAYA PENGANTIN MUSLIM TREND 2015, 2016, 2017

Jika Anda seorang muslimah dan sedang mempersiapkan baju pengantin muslim untuk acara pernikahan Anda? Maka tak usah khawatir karena sudah sangat banyak sekali model yang bisa dijadikan referensi. Penampilan di hari bahagia harus dipersiapkan dengan baik agar nantinya Anda dapat tampil cantik dan menawan dihadapan tamu undangan yang akan datang nantinya.

Para perancang mode bersaing untuk menyajikan baju pengantin muslim dengan karya terbaru mereka, sebagain besar diberikan sentuhan khusus agar gaun pengantin berbeda dari yang lain. Hal yang tidak kalah penting lainnya tentu saja adalah pemilihan bahan. Sebagai seorang muslimah tentu saja gaun pengantin tidak boleh transparan atau terlalu ketat seperti yang pernah kita
dibahas.
Selain itu pemilihan bahan yang nyaman dan adem menjadi prioritas utama, bagaimana tidak? Anda harus berada di atas pelaminan selama berjam-jam untuk menemui para tamu undangan. Apabila bahan yang digunakan tidak bagus tentu saja akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Pemilihan warna busana juga sebaiknya tidak terllalu mencolok, gunakan warna kalem seperti cream, pastel, atau putih.


Semoga beberapa inspirasi desain baju pengantin muslim di atas dapat dijadikan sebagai pandangan atau referensi tentang seperti apa gaun pengantin yang akan dibuat dan dikenakan di hari pernikahan nanti. Jangan lupa diskusikan terlebih dahulu dengan pasangan Anda karena dialah nantinya yang akan mendampingi Anda hingga maut memisahkan.



Kolektor dan Pelestari Kebaya Indonesia

Kebaya sangat identik dengan Mien Uno. Koleksi kebaya miliknya, merupakan rancangan sejumlah desainer Indonesia. Beragam kebaya dari berbagai daerah di Tanah Air dimilikinya. Perempuan yang akrab disapa Mien itu mengaku sangat hobi dengan kebaya demi melestarikan budaya Indonesia. Dia juga mengatakan, warga negara asing sangat menyukai kebaya.

Itu dibuktikan dengan buku yang berjudul ’Kebayaku’ yang jadi koleksi di Library of Congress, Washington DC, Amerika Serikat. ”Orang asing bukan hanya tertarik dengan kebaya tapi juga budaya Indonesia,” kata Mien juga. Karena itu, dia berharap Kebaya jadi ikon Indonesia. Sama halnya dengan negara lain yang terkenal dengan busana tradisionalnya.

Semisal Jepang dengan baju Kimono, Tiongkok dengan cheongsam, Korea dengan baju hanbok, dan India dengan baju sarinya. ”Kebaya Indonesia dapat menjadi identitas bangsa. Hingga kini dikenal hingga luar negeri,” terangnya. Mien juga mengaku tidak hafal jumlah kebaya yang dikoleksinya.

”Semua kebaya itu asli rancangan desainer Indonesia. Bahkan ada pula perancangnya yang sudah tiada,” ujarnya juga. Mien mengaku koleksi busananya terbanyak dirancang oleh Ramli, Marga Alam, Edward Hutabarat, Didiet Maulana, Chossy Latu dan banyak lagi Mien juga menginginkan agar kebaya menjadi inspirasi banyak orang dan jadi ciri khas identitas bangsa Indonesia. ”Tampil dengan kebaya meskipun didesain modern tidak akan meninggalkan pakem,” ungkapnya juga.
Bercerita sedikit tentang bukunya ’Kebayaku”, Mien mengaku dalam buku itu ada sejarah kebaya. Kisah kebaya dari setiap generasi mulai yang tradisional hingga modern tertulis dalam buku tersebut. Selain itu memiliki beragam kebaya, Mien juga mengaku mengoleksi banyak kain tradisional.

Seperti kain batik, songket, tenun yang juga dirancang secara tradisional. Berbagai kain tradisional koleksinya itu berasal dari berbagai daerah. Seperti Jogjakarta, Pekalongan dan Garut. Mien memang aktif sejak 1970 dalam Himpunan Pecinta Kain Tenun dan Batik. Perempuan kelahiran Indramayu, 23 Mei 1941 itu juga memimpin Lembaga Pendi_dikan Duta Bangsa dan Yayasan Mien Uno. Selain giat tampil sebagai pembicara diberbagai dialog , Mien juga sukses meraih sejumlah penghargaan.

Diantaranya Top Executive Indonesia 1993, Indonesia Women of The Year 1995, Citra Abadi Pembangunan Nasional 1996 dan masih banyak lagi penghargaan lainnya. (*)

Sumber:  indopos. co. id